Pada tanggal 18-24 Januari 2010 di Bandung-Indonesia telah diselenggarakan sebuah momen bersejarah bagi pemuda dalam kancah dunia internasional, yaitu The 3rd International Youth Gathering. Akhir dari gathering tersebut dihasilkan sebuah deklarasi "The Youth Contribution for Peace and Better World". Deklarasi ini rencananya akan diberikan oleh perwakilan pemuda dari 22 negara kepada pemerintah masing-masing.
Berikut ini isi deklarasi The 3rd International Youth Gathering yang terdiri atas 9 poin :
Demikian isi dari 9 poin deklarasi The 3rd International Youth Gathering, semoga dapat menjadi rekomendasi dan perhatian bagi pemerintahan Islam atau yang masyarakatnya mayoritas Islam seperti Indonesia. Islam adalah agama yang jaya namun tidak menjamin kejayaan umatnya, karena kejayaan suatu kaum tergantung kepada usaha kaum itu sendiri untuk menjadikannya jaya.
Isi Deklarasi "The Youth Contribution for Peace and Better World" bersumber dari HU Republika tgl. 25 Januari 2010
Berikut ini isi deklarasi The 3rd International Youth Gathering yang terdiri atas 9 poin :
Pertama, deklarasi menyatakan bahwa Muslim sebagai satu bangsa.
Kedua, hak mendapatkan keadilan dan pendidikan tanpa adanya diskriminasi berdasarkan etnik, ras, gender, dan bahasa.
Ketiga, menekankan perlunya kerja sama dan koordinasi di antara negara Muslim.
Keempat, mengembangkan sistem pendidikan yang baru, termasuk model alternatif yang didasarkan pada prinsip-prinsip Islam yang merupakan jawaban terbaik terhadap krisis ontologi, epistimologi, dan metodologi yang terkait dengan modernitas dan westernisasi.
Kelima, mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pendidikan, penelitian, dan teknologi bagi terwujudnya kualitas pendidikan terbaik melalui program pertukaran pelajar, beasiswa, simposium internasional, dan olimpiade sains internasional permuda Muslim.
Keenam, menekankan pentingnya pemerintah di negara-negara Islam mengembangkan serangkaian kebijakan baru untuk meningkatkan peran dari organisasi-organisasi pemuda.
Ketujuh, desakan untuk menghentikan invasi terhadap Palestina, Irak, Afganistan, dan Nogarno Karabagh. Pun, untuk mencari solusi untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di Yaman, Darfur, Kashmir, Moro, Somalia, Pattani, dan Chechnya.
Kedelapan, menghentikan diskriminasi dan Islamofobia serta kebijakan politik dan cara-cara yang tak berpihak pada komunitas Islam di dunia Barat. Juga mendesak pemerintah negara Barat mengambil langkah berarti untuk menghentikan situasi ini.
Kesembilan, menjadikan perempuan sebagai sekolah awal bagi umat, advokasi untuk menjamin hak-hak perempuan, dan propaganda media bagi peran perempuan di dalam keluarga memiliki entitas paling kecil dalam peradaban. Selain itu, membangun jaringan kerja lembaga swadaya masyarakat perempuan demi terwujudnya pendidikan lebih baik bagi perempuan, pelatihan kewirausahaan untuk memenuhi kebutuhan perempaun, dan menopang kehidupan keluarga. Serta, beasiswa bagi perempuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.
Demikian isi dari 9 poin deklarasi The 3rd International Youth Gathering, semoga dapat menjadi rekomendasi dan perhatian bagi pemerintahan Islam atau yang masyarakatnya mayoritas Islam seperti Indonesia. Islam adalah agama yang jaya namun tidak menjamin kejayaan umatnya, karena kejayaan suatu kaum tergantung kepada usaha kaum itu sendiri untuk menjadikannya jaya.
"Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (QS Ar Ra'd:11)"
Isi Deklarasi "The Youth Contribution for Peace and Better World" bersumber dari HU Republika tgl. 25 Januari 2010
0 komentar:
Poskan Komentar