
Persepsi merupakan sebuah terminologi yang terdapat dalam Psikologi. Kalau teman-teman di Fakultas Psikologi, akan mempelajari tentang persepsi ini di tahun pertama kuliah atau ketika belajar tentang Psikologi Umum. Namun ternyata penggunaan kata persepsi ini sangatlah luas, walaupun dipelajari di tahun pertama, tidak sedikit yang menggunakan terminologi Persepsi di dalam penulisan skripsi.
Lalu apakah Persepsi itu?
Persepsi merupakan suatu proses pemaknaan terhadap objek tertentu, baik itu berupa benda maupun peristiwa. Persepsi akan diawali dengan suatu proses pengindraan lalu timbul perhatian terhadap objek tersebut setelah itu terjadilah persepsi atau pemaknaan. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi persepsi, yaitu faktor eksternal maupun internal. Kedekatan objek-objek satu sama lain dapat mempengaruhi persepsi kita. Coba saja lihat dari pengalaman kita, banyak orang mengatakan terhadap dua orang yang sering terlihat bersama "wah si A dan si B lama-lama kelihatan mirip ya". Hal ini adalah salah satu faktor eksternal, sedangkan faktor internal, pengalaman masa lalu, motivasi, need, minat dan aspek-aspek psikologis lainnya turut menentukan proses persepsi kita.
Sepotong ubi rebus tidak akan menarik bagi orang yang baru saja selesai makan nasi dengan daging, namun lain halnya dengan orang yang belum makan atau kelaparan. Bagi orang-orang yang menyenangi musik dangdut, ketika mendengar alunan musik dangdut akan langsung bergoyang, namun bagi yang tidak suka jangankan bergoyang, mendengar kata "dangdut" saja sudah pusing.
Demikian besar peran Persepsi dalam kehidupan kita. Mudah-mudahan dalam kesempatan lain saya akan melanjutkan tulisan mengenai persepsi ini lebih jauh seperti kenapa iklan kok diulang-ulang atau kenapa iklan pompa air menampilkan wanita seksi?
Untuk sekedar intermezo, di bawah ini saya cantumkan link untuk sebuah permainan perpepsi dan ilusi. Bagi yang berminat untuk lihat-lihat silahkan download di sini:
0 komentar:
Poskan Komentar